Media Komunikasi di Belanda
http://kompetiblog2011.studidibelanda.com/news/2011/05/09/504/media_komunikasi_di_belanda.html
Dalam Pers Belanda bagian terpenting terdapat di surat kabar dan majalah. Pers dan media lainnya dilindungi oleh Pemerintah Belanda – The Dutch Constitution ( Grondwet voor het Koninkrijk der nederlanden) serta kebebasan dan pluriformitas media diutamakan.
Beberapa surat kabar yang terkenal di Belanda, yaitu
• De Telegraaf, bermula pada tahun 1893 di Amsterdam. Pemiliknya, Holding Company (Telegraaf Media Group), menargetkan surat kabar ini untuk kalangan rakyat kelas menengah dengan sudut pandang politik yang netral. Surat kabar De Telegraf terbit pagi, dari Senin hingga Sabtu , dengan sirkulasi per hari berjumlah 808300 copy (pada 2008)
• De Volkskrant, juga bermula di Amsterdam, tahun 1921. Pemilik majalah ini adalah PCM Uitgevers NV dengan segmen target pemuda-pemudi yang berwawasan luas. Majalah ini memiliki Political View Partai Kiri, Katolik Roman (1980). Terbit setiap pagi, dari Senin hingga Sabtu dengan sirkulasi per hari : 361000 copy
• Algemeen Dagblad, berdiri pada tahun 1946 di Rotterdam. Majalah ini dimiliki oleh AD NieuwsMedia (Wegener dan PCM Uitgevers NV). Terbit tiap pagi dan sore, mulai Senin hingga Sabtu, dengan sirkulasi per hari sejumlah 315000 copy (survey pada tahun 2008)
• NRC/Handelsblad Bermula pada tahun 1970 di Rotterdam dengan Pemilik PCM Uitgevers NV. Political View majalah ini adalah liberalis. Terbit Sore hari, mulai Senin hingga Sabtu dan Sirkulasi per hari sebanyak 271000 copy.
Selain surat kabar berbayar, media komunikasi di Belanda juga mengedarkan surat kabar gratis yang menyajikan berita singkat dan cepat, yang ditergetkan untuk pemuda-pemudi. Contoh surat kabar gratis yaitu Sp!ts, koran milik De telegraaf media group yang dirilis pertama kali pada 21 September 1999 dengan sirkulasi 200000 copy per hari. Selain itu, ada De Pres yang pertama kali dirilis pada tanggal 23 januari 2007 dengan sirkulasinya mencapai 500000 copy per hari.
Setiap daerah/provinsi di Belanda memiliki suratkabar lokal, terutama Kotapraja. kotapraja memiliki lembaran berita yang terbit tidak setiap hari. Berita yang ditampilkan sangat penting di lingkup kotapraja, misalnya lowongan pekerjaan, jadwal pasar, dll.
Media komunikasi cetak berupa majalah-majalah dan koran di Belanda dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain majalah publik, majalah siaran, majalah opini, dan majalah profesional. Majalah Opini dibentuk saat Jerman menduduki Belanda (1940). Contohnya De Tijd, De Groene Amsterdammer, dan Elsevier. Contoh majalah publik antara lain Libelle dan Margriet.
Dari dunia radio, Belanda memiliki Siaran Dunia RNW (Radio Nederland WereldOmroep), lembaga penyiaran internasional milik Belanda yang didirikan pada 1947. Kantor pusatnya berada di Hilversum dan memiliki cabang di Brussel, Madagaskar, Benin, Bonaire, Kosta Rika, Willemstad, Paramaribo, Warsawa, Amman, dan Jakarta, Indonesia. RNW menyajikan berita, ulasan, acara budaya, dan laporan rutin seputar berbagai masalah global. Acara RNW disiarkan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dalam 9 bahasa ; bahasa Belanda, Indonesia, Inggris, Spanyol, Perancis, Arab, Papiamento, Sarnami, Hindustani dan Portugis. Acara-acaranya antara lain radio, internet dan televisi (RNTV,BVN) bermitra dengan organisasi-organisasi penyiaran di seluruh dunia (CNN, BBC, dll). Di bidang pendidikan, RNW mendirikan Radio Netherlands Training Centre (RNTC) atau Pusat Pelatihan Radio Nederland yang menawarkan pelatihan untuk para profesional, peningkatan kapasitas di tingkat institusi, network support dan pengembangan bahan pendidikan di negara-negara berkembang
.
www.rnw.nl
